Sunday, March 1, 2009

Stickers on CD/DVD Covers

Recently I just bought some CDs and DVDs to complete my w-inds. collection. The buying process was quite complicated, it took almost six months until the stuff finally got delivered to my hands, but I was still excited waiting for them to arrive. Once I got them, I noticed a small problem, small yet irritating enough even until now. The CDs and the DVDs have "proof of originality" stickers on their covers.

Damn... Don't they know that my reason for buying original stuff is to get a perfect cover and booklet? Who on earth are stupid enough to put stickers right on the cover? I mean, I don't mind the CDs and the DVDs having a proof of originality sticker or anything, I think it's good to know that you're not getting a cheap pirated version. But why don't they just stick it on the case, even better on the plastic wrap? WHY THE HECK DID THEY STICK IT RIGHT ON THE COVER? Even worse, they put THREE BIG stickers on each cover, and they can't be peeled off without damaging the cover itself.

Geez, I'm so mad >_< From now on, I'm gonna stick to Japanese/Hong Kong/Taiwan version.

Tuesday, February 17, 2009

Selamat tinggal si kumis...

Dua hari setelah gue mimpiin HYDE (baca pos yang ini), gue pergi ke salon buat nge-wax si kumis. Ini kedua kalinya gue pergi wax. Sampe sekarang juga masih belom biasa, sakit bowwww... Awalnya panas-panas waktu wax-nya dipeper-peper ke muka, trus waktu lembarannya ditarik sakitnya minta ampun. Kalo mau tau rasanya di-wax, tempelin lakban di muka lo, trus tarik sekenceng mungkin. Hehehe...

Pas ketemu cowok gue, inilah percakapan yang terjadi:
Pacar: 'Eh, kumisnya udah ilang!'
Gue: 'Iya, gara-gara kamu tuh nyuruh-nyuruh pergi wax terus. Kasian kan si kumis jadi kesepian nggak bareng gue lagi.'
Pacar: 'Yea right! Padahal aku udah nyuruh kamu pergi nge-wax dari 4 bulan yang lalu tapi kamu nggak pergi-pergi. Begitu HYDE yang ngomong aja, langsung di-wax kumisnya. Padahal juga ngomongnya dalem mimpi.'


Hahaha... Betul sekali! Emang mimpi itu berpengaruh besar terhadap hilangnya kumis ini. Biar kapan-kapan kalo mimpi HYDE lagi lebih romantis dan nggak keganggu dengan masalah kumis lagi. Hehehehe... ENGGAK DENG! Mimpi itu adalah trigger-nya, tapi gue memutuskan untuk buru-buru pergi nge-wax karena hari itu lagi kepengen ngasi surprise aja ke cowok gue :)

Tapi dia nggak percaya -__-;;

Wednesday, February 11, 2009

Mimpi Kemaren Malem

Dari dulu tiap kali gue lagi mimpi indah ketemu idola, selalu mimpinya kepotong di tengah-tengah. Biasanya tepat saat gue akan bertemu muka dengan sang idola, entah alarm gue berbunyi, atau ada orang laen yang ngebangunin. Pokoknya uhhhhhhhhh mengganggu aja. Hehehe...

Tapiiiiiiiiiiiiii..... tapiiiiiiiiiiiiiiiii.... akhirnya........ Gue berhasil ngomong, berbicara, bercakap-cakap, pokoknya sempet ngobrol dengan HYDE deh (dalem mimpiiii hehehehe....)

Emmm... jadi ceritanya gue ketemu dia dalem sebuah konser di Jepang. Gue sama adek gue dateng ke konser, masing-masing bawa kado. Kalo nggak salah nyokap gue juga ikutan nonton deh, cuman dia nggak bawa kado. Hehehe... Trus setelah konser, ada acara meet and greet gitu. Nyokap gue duluan, nggak tau dia ngobrol apaan sama HYDE. Trus abis itu giliran gue. Gue pertama-tama ngasih kadonya dong, sambil membungkuk ala orang Jepun. Trus si HYDE bilang, "Makasih, tapi laen kali nggak usah ngabisin uang beli kado buat gue. Gue bisa beli sendiri kok." Trus gue jawab, "Tapi gue pengen beliin sesuatu buat lo." Abis itu gue ngobrol berbasa-basi sebentar, nggak inget topiknya apaan, nggak inget juga semuanya dalem bahasa Inggris, Indo, atau Jepang. Kayaknya sih bahasa Inggris. Trus takut gue dikira sok kenal, takut juga si HYDE bosen, gue akhirnya say bye-bye dan pergi dari hadepan dia.

Tiba-tiba tangan gue ditarik, gue nengok ke belakang, ternyata si HYDE yang narik! OMG! Jangan-jangan dia pengen ngobrol lebih lanjut sama gue, pikir gue dalem hati. Trus dia narik gue dan makin mendekat, mendekat, dan semakin mendekat ke muka gue. Waduhhh hati gue dag dig dug kalang kabut. Setelah udah deket banget sama muka gue si HYDE berkata, "Ohhh bener ya lo punya kumis. Tadinya gue kira perasaan gue doang." GUBRAK! SIALAN! Hahahahahhahaha....

Gue nggak sempet bales ngomong apa-apa, soalnya nyokap gue udah tereak-tereak manggil, katanya gue bakal ketinggalan kereta. Trus ya akhirnya si HYDE ngelepas tangan gue dan gue cabut naek kereta. Adek gue? Nggak tau ya dia sempet ngobrol dan ngasih kadonya ke HYDE atau enggak.

Hehehe... Parah banget deeee.... Udah keren-keren mimpinya, eh kumis gue (yang dari dulu udah pengen gue ilangin) dibawa-bawa segala. Pasti ini pengaruh dari cowok gue yang bolak-balik bilang kumis gue jelas banget keliatan di muka dan nyuruh gue untuk pergi wax. Sialan. Hehehehe...

Meski begitu, gue cukup gembira karena akhirnya gue bisa ngobrol sama HYDE, meskipun itu hanya mimpi. Soalnya ketemu langsung juga nggak mungkin kan. Hehehehe.... Sampe sekarang kalo gue inget mimpi tadi malem masih suka senyum-senyum sendiri xD

Thursday, February 5, 2009

Funny Kids

Found this article and it's so cute :)

How to Decide Who to Marry: By Kids

My favorite:
What would you do on a first date that was turning sour?
I'd run home and play dead. The next day I would call all the newspapers and make sure they wrote about me in all the dead columns.
Craig, age 9


If only it was that easy. Hahaha...

Read the rest on the link above.

Wednesday, February 4, 2009

Aneh nggak sih?

Coba deh, misalnya lo pernah diduain cowok nih. Trus apa pun alesannya, akhirnya lo putus sama cowok itu, tapi cowok itu lanjut sama selingkuhannya. Suatu hari, lo dapet kabar kalo akhirnya mereka putus. Apakah lo bakal ngerasa puas? Atau biasa aja, soalnya nggak ada hubungannya sama lo? Aneh nggak sih kalo gue yang ada di posisi itu, gue bakal ngerasa puas? Bukan karena gue pengen balikkan lagi atau gimana, gue puas karena ada pikiran begini di hati gue: 'Rasain lo!' Hahaha... Gue jahat yah? Apakah ini pertanda gue masih dendam?

Sekarang coba deh, misalnya kasus ini diperpanjang. Ternyata, meskipun mereka udah putus, mereka masih deket satu sama laen. Sedangkan lo sama mantan lo itu nggak deket sama sekali. Apa yang bakal lo rasain? Aneh nggak sih kalo gue yang ada di posisi itu, gue bakalan ngerasa sebel? Sekali lagi, bukan karena gue masih suka sama si cowok, gue sebel soalnya ada perasan gini di hati gue: 'Sampe sekarang gue masih kalah ya sama nih cewek.' Ember, gue emang orangnya kompetitif.

Mari kita lebih perpanjang lagi kasus ini. Sebenernya, saat itu bukan pertama kalinya cowok atau gebetan lo direbut sama cewek yang SAMA. Kira-kira, apa perasaan lo tentang cewek itu? Dengan keterangan yang terakhir ini, apakah bisa dimaklumi rasa ke-nggak-suka-an gue sama si cewek? Dengan karakteristik gue yang kompetitif, udah jelas dong gimana gue jadi ngerasa 'kalah berat' dari si cewek. Dulu, tiap cewek ini keliatan sama mata gue, gue langsung seperti denger alarm 'DANGER!!!' Tapi setelah udah ribuan hari nggak ketemu, waktu gue ngeliat lagi si cewek tersebut, ternyata kekeselan itu masih ada. Aneh nggak sih?

Thursday, January 15, 2009

Are you ready? 2007 またハートに火をつけろ!in OKINAWA

I finally watched L'Arc~en~Ciel's Are you ready? 2007 またハートに火をつけろ!in OKINAWA DVD which I've abandoned for almost a year! I haven't watched the second DVD yet though. Hahaha... I bought a lot of DVDs lately in an attempt to complete my Laruku and w-inds. collection, but they keep releasing new stuff (which is good!) before I finished watching everything, so many got abandoned =P

From watching the DVDs, I could tell that there were various types of people that came to watch Laruku. From young to not-too-young (I can't say old because they are not grannies), people from all around the world, etc. The way those people dressed were also different. I can see people in casual clothing, cute dress, feminine type, rock style, kimono, and another one that I only saw in this DVD (which means in Okinawa): beach style!!! You know, girls with bikini top and beach sarong. Hold on... Why did I review the audience instead of the DVD content in the first place???

Well, I only have one thing to say about this DVD: hyde IS SO SEXY!!!! Especially during Pretty girl, the backdrop screen was showing a girl dancing shaking her butt throughout the whole song, and hyde exactly did the same thing!!! And then metropolis, he's always so inviting whenever he sings that xD~ If possible, I would certainly hug him right away after he finished singing those songs xD

OK, let's get into the right direction. The song list contains some old and new songs (new at that time, from the KISS album, I believe this concert was held before the Theatre of Kiss). The songs that I love most was there, 叙情詩 (Joujoushi), performed at the end of the show, as lovely as usual. I'm also happy that 砂時計 (Sunadokei) was in the set list as well.

Something worth noting:
  • Watch Link carefully, and you might see hyde tried to poke the others' butt. Hahaha... He went to ken first, and tetsu after that. Of course, he wasn't able to do that to yukkie, since yukkie was sitting to play the drums. He's such a naughty boy! Hahahaha...

  • Unlike the other concerts, after the concert ended, all the members came out to the stage again and bowed to the audience while holding hands. Correct me if I'm wrong, but I think this is the first time they did it. Oh, before that, tetsu made sure that he threw enough bananas to the audience! He might be promoting "a banana a day prevents a problem in the restroom", if you know what I mean. Hahahahha... JUST KIDDING!

  • P'unk~en~Ciel performed two songs: Feeling Fine 2007 and HONEY 2007. I must say they were so great to be able to play twice faster than the normal speed. You know how HONEY is already a fast tempo song normally, so playing it faster than that is really amazing. By the way, I like the way they played HONEY 2007. Slow, and fast, and slow again, and fast again. It's like they were trying to tease us! Hahaha...


Overall, I personally think that the concert can't be put into the same level as Grand Cross, L'Anniversary, and Theatre of Kiss. But it's LARUKU, you know!!! So it's still good as always. Worth watching =D

PS: If there are things worth noting on the second DVD, I'll make sure to write about it! ^^

Monday, January 12, 2009

Seputar Menjadi Ibu

Dua bulan yang lalu, gue sama pacar mengunjungi sepasang temen untuk menengok anaknya yang baru lahir. Kebetulan gue kenal sama sang istri, sedangkan pacar gue kenal sama sang suami. Selama kita di sana, orang-orang ngobrolnya berkelompok. Mirip anak-anak jaman SD, ada grup cewek dan ada grup cowok. Di tengah-tengah arisan cewek-cewek ini, gue pun mengajukan pertanyaan yang udah jelas banget jawabannya namun selalu gue tanyakan pada cewek-cewek yang baru melahirkan.

Gue: "Melahirkan tuh sakit ya?"
Si istri: "Iya, banget! 12 jam gue di sono nggak keluar-keluar anaknya. Di tengah-tengah proses melahirkan gue hampir aja putus asa, gue udah nggak mau ngapa-ngapain lagi saking sakitnya mati-matian."


Horror gue bertambah. Semakin sering gue bertanya, semakin bertambah kengerian gue. Tapi nggak tau kenapa, gue tetep bertanya hal yang sama kepada semua orang yang baru melahirkan.

Pas di perjalanan pulang dari sana, gue pun bercerita soal percakapan tadi ke cowok gue.

Gue: "Tadi aku nanya si QE, dia bilang melahirkan sakit banget sampe dia hampir putus asa. Ih serem... Di masa depan kalo waktunya aku yang melahirkan gimana ya? Aku kan paling nggak tahan sakit."
Pacar: "Ah, kamu mah belom fit buat jadi seorang ibu."
Gue: "Maksud kamu apaan?!" *tersinggung*
Pacar: "Maksudnya, kamu tuh sekarang nggak suka makan, kurang tidur, kurang olah raga, sakit-sakitan lagi. Dengan badan lemah gitu, gimana kamu kuat melahirkan? Sekarang aja, kamu masih nggak bisa mencukupi kebutuhan gizi kamu sendiri, apalagi nanti kalo kamu hamil? Selama kamu hamil itu bakal ada satu ekstra tubuh di badan kamu. Kamu harus bisa mencukupi kebutuhan gizi dua-duanya. Makanya dari sekarang kamu harus ngebiasain diri untuk makan, tidur, dan olah raga berkecukupan, supaya kapan-kapan kalo kamu melahirkan, anak dan ibunya bisa sehat."
Gue: ".............."
Pacar: "Kamu tau nggak, begitu kamu punya anak, hidup kamu langsung set, fixed gitu."
Gue: "Maksudnya?"
Pacar: "Ya, jadinya semua diprioritaskan buat anak. Kamu nggak bisa tiba-tiba kepengen liburan trus besoknya langsung cabut keluar kota. Kamu nggak bisa nggak masak karena males. Kamu nggak bisa tidur 12 jam nggak peduli apa-apa karena ngantuk. Kamu juga nggak bisa nyuruh orang laen ngambil keputusan buat anak kamu karena kamu takut ambil resiko."
Gue: "....................................."


Setelah gue pikir-pikir, cowok gue bener juga sih. Bukan masalah fisik yang gue pikirin (ya itu juga sih, tapi bukan yang utama), melainkan mental gue. Ngurusin diri sendiri aja masih nggak becus, apalagi ngurusin orang laen. Ah tidakkk!!! Gimana kalo nanti gue punya anak? Anak gue mau jadi apa nantinya!? Apa gue bisa mendidik anak gue untuk menjadi orang yang 'baik/bener'? Itu pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kepala gue, membuat gue menyadari betapa hebatnya orang tua gue udah berhasil mendidik semua anaknya menjadi orang yang 'bener' (Dedi, mami, makasih =D)

Semisal semua rencana berjalan dengan lancar, kira-kira 5 taon lagi gue bakalan menikah dan mungkin punya anak. Hmmm... Lima taon, kedengerannya waktu yang cukup lama. Tapi mengingat gimana gue baru masuk SMA, trus tau-tau udah lulus dan masuk kuliah, trus tau-tau udah lulus lagi dan sekarang kerja, mengingat semua itu berjalan cepet dalem waktu 7-8 taon, 5 taon adalah waktu yang cukup singkat. Jadi dari sekarang, gue harus mulai bekerja keras dalem mencapai tujuan gue 5 taon mendatang, yakni:
  • Makan makanan bergizi secukupnya

  • Tidur secukupnya kalo bisa 8 jam sehari

  • Olahraga yang cukup sampe staminanya kuat

  • Rajin bebersih apartemen maupun diri sendiri


Itu kata cowok gue sih. Kalo menurut gue, dalem waktu 5 taon gue harus bisa mencapai ini semua: xD
  • Wisata ke Jepang

  • Wisata ke DisneyWorld

  • Nonton konser L'Arc~en~Ciel

  • Nonton konser w-inds.

  • Nyelesein semua RPG yang belom gue maenin


Melihat temen gue satu-satu pada married dan punya anak, apalagi gue sampe berdiskusi tentang punya anak segala, membuat gue merasa gue udah tua. Ah, tidak!!!